RSS

Unsur Dasar

20 Apr

Refleksi 6 perkuliahan Matematika Model

Kamis, 7 April 2016

 

Setiap unsur dasar dalam strukturnya akan menggelinding ke depan atau bergerak dari waktu ke waktu, agar mudah dalam menjalankan timeline berdasarkan unsur hermenetika. Unsur dasar dalam strukturnya menggelinding ialah yang ada dan yang mungkin ada. Hal yang ada ialah wadah dan isi. Jika wadahnya adalah badan maka isinya adalah rohaninya. Hal tersebut berputar dari awal zaman sampai akhir zaman, bergerak dari waktu ke waktu.

Manusia dalam menjalankan timeline berdasarkan adanya teknologi, olah budi manusia.  Teknologinya ini berupa filsafat, matematika model, untuk memodelkan dunia ini termasuk memodelkan matematika. Dalam menggelinding ini menembus ruang dan waktu. Dalam menembus ruang dan waktu akan bertemu dengan konteksnya, dunianya masing-masing, atau struktur-struktur. Struktur-struktur yang ada adalah strukturnya para filsuf.  Struktur paling atas adalah struktur spiritual, jika turun ke bawah ada struktur normatif, formal, dan material sampai zaman sekarang. Jika diintesifkan maka satu titik zaman dapat digali sedalam-dalamnya dan bisa dikembangkan seluas-luasnya. Waktu itu bersambung-sambung, dalam filsafat tidak perlu pilih-pilih. Bila kita masuk dari sebelah manapun pada akhirnya sama juga. Karena filsafat itu lebih cair dibandingkan air. Filsafat lebih cepat daripada kilatan petir. Turun ke bumi diterapkan dalam pembelajaran matematika.

Unsur dasar ide ini sebetulnya ialah merupakan topik yang sangat potensial, gemuk, penuh harapan. Idenya anak-anak berbeda dengan orang dewasa. Secara psikologi, ide menjadi konsep.  Secara pembelajaran, konsep berubah menjadi pengertian. Berubah-rubah karena menembus ruang dan waktu. Menembus ruang waktu harus mengubah alat dan sifatnya. Sejatinya itu ontologis, hakekatnya itu isinya, misalnya pada anak kecil dan dewasa. Kedudukannya di dalam struktur. Strukturnya para filsuf. Pendekatannya dalam filsafat dengan epistomologi.

Struktur ide ada di dalam pikiran dan di luar pikiran. Di dalam pikiran menjadi idealis, di luar pikiran menjadi realisme. Dalam menarik timeline dari ide ini perlu dijelaskan bagaimana ide di zaman modern. Perlu dijelaskan ide akan masuk ke dalam hati dan perasaan dapat dijadikan sebagai suatu ide. Penerapan dalam pendidikan, struktur ide dari spiritual turun ke bawah sampai material juga perlu disampaikan. Hermenitika adalah ide yang dijalankan antara satu sama lain. Hermeneutika adalah gabungan antara garis lurus dan garis melingkar tersebut, sehingga menjadi spiral.

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 20, 2016 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: